Doa Pesakitan
Emha Ainun Nadjib GUSTI, seperti kapan saja kami para hamba tak berada di mana-mana melainkan di hadapan-Mu jua ini sangat sederhana tetapi kami sering lupa sebab mengalahkan musuh-musuh-Mu yang kecil saja, kami tak kuasa GUSTI, inilah tawanan-Mu tak berani menengadahkan muka mripat kami yang terbuka telah lama menjadi buta sebab menyia-nyiakan dirinya dengan hanya menatap hal-hal maya GUSTI, cinta kami kepada Mu tak terperi namun itu tak diketahui oleh diri kami sendiri maka tolong ajarilah kami agar sanggup mengajari diri sendiri menyebut nama-Mu seribu kali sehari karena meski hanya sehuruf saja dari-Mu takkan tertandingi GUSTI, kami berkumpul di sini untuk mengukur keterbatasan kami melontarkan beratus beribu kata seperti buih-buih melayang-layang di udara diisap kembali oleh Maha Telinga sehingga tinggal jiwa kami termangu menunggu ishlah dari Mu agar jadi bening dan tahu malu GUSTI, kami pasrah sepasrah-pasrahnya kami telanjang setelan...