Surat Untuk Fitri
Hai Fitri. Aku bahkan tidak tahu nama lengkapmu. Berapa hari saja kita kenal? Seminggu? Dua minggu? Tiga minggu? Aku bahkan lupa menanyakan dimana rumahmu. Lalu bagaimana aku bisa mengirim surat ini sampai kepadamu. Aku buka akun facebook mu sudah lama tak kau sentuh. Aku juga lupa bagaimana paras wajahmu, karna kita selalu berjumpa malam hari, dibawah sinar lampu kota yang kadang redup kadang mati. Kau juga tak memberi kesan yang berarti ketika kau mulai angkat kaki dari hati ini. Lalu untuk apa aku tulis surat ini?