Semoga ini awal dari hidup kita yang baru. Semoga ini bukan akhir dari cerita kita dikala hujan. Semoga Tuhan selalu bersama dengan orang-orang seperti kita, orang yang selalu mengambil hikmah dari setiap pelajaran hidup. Dulu engkau yang selalu bilang padaku. Kita akan menggenggam dunia dengan tangan kita, engkau yang kiri aku yang kanan. Kita juga pernah bermimpi meniti pelangi saat hujan telah pergi, walau itu tak mungkin kita selalu berharap dalam tawa. Saat itu juga kau bisikan beberapa kalimat indah di telinga, “Sayang, engkau akan jadi ayah yang terhebat untuk buah hati kita.” Kau menepuk perutmu sendiri sambil tersenyum berjuta asa. Kemudian tawa kita pecah karena kita tahu, belum saatnya janin itu ada. Kita masih terpisah oleh suatu logika yang biasa kita dengar dari mereka bahwa menikah muda itu adalah hal gila.