Selamat Malam
Selamat malam. Sayangnya aku bingung untuk siapa harus aku ucapkan selamat malam itu. Di pinggir kota yang sepi ini, di malam minggu yang hujan, aku kosong sekali. Walau sebenarnya otak ini penuh dengan isi berbau hal duniawi. Beberapa minggu terakhir sulit rasanya mendapatkan istirahat yang nyenyak. Tidur saat ayam sudah memulai kokokan pertamanya, tapi bangun kembali saat suara adzan mulai memecah sunyi pagi. Anehnya aku sangat menikmati semua ini. Setidaknya aku sangat sibuk sekali, menandakan kalau aku ternyata berguna, aku hidup seperti semestinya, tak seperti yang selama ini aku pikirkan.