Postingan

Selamat Malam

Selamat malam. Sayangnya aku bingung untuk siapa harus aku ucapkan selamat malam itu. Di pinggir kota yang sepi ini, di malam minggu yang hujan, aku kosong sekali. Walau sebenarnya otak ini penuh dengan isi berbau hal duniawi. Beberapa minggu terakhir sulit rasanya mendapatkan istirahat yang nyenyak. Tidur saat ayam sudah memulai kokokan pertamanya, tapi bangun kembali saat suara adzan mulai memecah sunyi pagi. Anehnya aku sangat menikmati semua ini. Setidaknya aku sangat sibuk sekali, menandakan kalau aku ternyata berguna, aku hidup seperti semestinya, tak seperti yang selama ini aku pikirkan.

Maap Untuk Malam

Hai malam, sudah lebih 24 tahun kamu menemaniku. Entah mengapa beberapa minggu terakhir kau datang dengan hal yang selalu aku benci. Rindu yang tak berujung, kecawa terhadap masa lalu, mimpi buruk masa depan, dan segala bentuk penderitaan lainnya kau kirim padaku. Untung saja aku punya Tuhan tempat mengadu, kepada siapa lagi aku utarakan kebencianku padamu jika bukan padaNya yang menciptakanmu. Aku bersyukur masih bisa melihat dalam gelapmu, jika tidak selamanya aku dihantui ketidakparcayaan diri karena masalah ini tak kunjung henti. Maap dan terima kasih atas semua ini.

Berbaginasi Pontianak

Gambar
Berbaginasi. Mungkin asing bagi sebagian kalian, mungkin juga familiar di telinga kalian, atau pernah baca di surat kabar, menonton di televisi nasional, dan mendengar di beberapa radio. Apa berbaginasi? Seperti apa berbaginasi? Bagaimana berbaginasi? Kapan berbaginasi? Siapa orang di balik berbaginasi? Dimana berbaginasi itu dilakukan? Kira-kira begitulah pertanyaan mereka yang belum mengetahui apa itu berbaginasi. Untuk lebih jelasnya, silahkan baca di berbaginasi.com . Atau silahkan baca  wawancara salah satu owner nya untuk citizenmagz.com

Gadis 18 Februari

Gambar
Ketika ditanya orang, apakah kau kenal dengan aku? Tentu saja jawabanmu, siapa dia! Aku tidak mengenalnya! Saat itu juga aku percaya bahwa kau telah berdusta. Kau memang suka bersembunyi, sama seperti dulu, tidak ada yang berubah. Bersembunyi dari perasaan dan kekalutan hatimu, tidakkah kau jengah?

Aku harus berubah!

Aku percaya tentang hukum LOA (Law Of Atraction/Hukum Tarik Menarik) dalam sebuah buku best seller karya Ippho Santosa. “Apa yang kita pikirkan, itu yang semesta berikan”. Setidaknya itu yang berlaku padaku saat ini. Disaat niat hati ingin berubah ke arah lebih baik, Tuhan mempertemukan aku pada sahabat-sahabat lama yang luar biasa. Jika dihitung dari hari senin, Hari di minggu ini baru berjalan 3 hari. Ini hari Rabu. Tapi 2 hari terakhir emosiku serasa diaduk-aduk oleh 2 orang dengan latar belakang berbeda. Ini bisa menjadi minggu krusial dalam hidup. Sebuah fase pembelajaran yang mungkin saja bakal menjadi alat move on yang ampuh. Mereka datang dengan cerita berbeda 180 derajat tapi dengan satu pembelajaran yang sama, “Aku harus berubah”.

Persimpangan Takdir dan Harapan.

Semoga ini awal dari hidup kita yang baru. Semoga ini bukan akhir dari cerita kita dikala hujan. Semoga Tuhan selalu bersama dengan orang-orang seperti kita, orang yang selalu mengambil hikmah dari setiap pelajaran hidup. Dulu engkau yang selalu bilang padaku. Kita akan menggenggam dunia dengan tangan kita, engkau yang kiri aku yang kanan. Kita juga pernah bermimpi meniti pelangi saat hujan telah pergi, walau itu tak mungkin kita selalu berharap dalam tawa. Saat itu juga kau bisikan beberapa kalimat indah di telinga, “Sayang, engkau akan jadi ayah yang terhebat untuk buah hati kita.” Kau menepuk perutmu sendiri sambil tersenyum berjuta asa. Kemudian tawa kita pecah karena kita tahu, belum saatnya janin itu ada. Kita masih terpisah oleh suatu logika yang biasa kita dengar dari mereka bahwa menikah muda itu adalah hal gila.

Antara cinta, pocong, dan permen cokelat.

Saya: kamu belom tidur? Dia: Ya belomlah. Kalo aku tidur, siapa yang balas inbox ini? Cinta? Saya: J Bilangin sama si cinta, gak usah begadang, nanti kesiangan! Dia: Cinta ngikutin omongan bang oma. Boleh begadang kalo lagi galau.