Senja di Terminal Lama

Aku singgah dari perjalananku menuju desa kelahiran.
Sebuah terminal yang sudah beralih fungsi menjadi tempat wisata kuliner jika sore sampai tengah malam.
Disini selalu menjadi tempat favorite ku jika melepas lelah.
Ada banyak kenangan disini, bahagia tentunya.
Siapa saja yang pernah bersamaku disini tahu betul, disini aku selalu gembira.
Dari sejak memarkirkan sepeda motor, sampai membayar tukang parkir, tak pernah aku menekuk muka.
Entahlah, ini seperti duniaku.
Padahal satu pun tak ada yang begitu ku kenal dengan baik disini.
Aku seperti melihat banyak cinta disini.
Cinta penjual kepada pelanggannya.
Cinta pelanggan kepada makanannya.
Dan cintaku pada kenangannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hujan (lagi...)

Negeri yang Gemar Berisik