Postingan

Maap, Lagi Sibuk!

15 Menit yang lalu aku baru saja mengirimkan pesan untukmu. Surat ini hampir saja tak sempat kubuat. Hari yang cukup menyibukkan, seharusnya aku menulis surat ini dari awal hari, saat tadi malam aku terbangun dari mimpi dan langsung teringat padamu. Atau mungkin juga seharusnya aku menulis ini jauh-jauh hari sebelum event 30 Hari Menulis Surat Cinta memulai hari pertamanya. Maap kalau akhirnya surat ini tak seperti yang kau harapkan, setidaknya aku sudah berusaha. T_T

Salam Kenal

Gambar
Hufh... Eh, seharusnya bukan kata itu yang keluar pertama sebagai salam pembuka. Tapi biarlah, kurasa sekarang hatimu sedang berbunga, jadi secuil kesal takkan mengubah senang sebelanga bukan? Hehehe...

I Stand by You (2)

Hei apa kabar? Mungkin aku kira surat ini bakal jadi sequel keren, ngalahin cinta fitri atau tersanjung yang seasonnya aku lupa sampai berapa. Dan sepertinya hanya kau yang layak menerima dengan tema surat seperti ini. Kau orang terapuh yang kukenal, bahkan terakhir kali kulihat kau sudah keropos, karatan dan dimakan rayap. Hehehe.. maap. Gak nyinggung cuma sengaja.

Untuk Aku di Masa Lalu

Hey, Apa kabar? Tenang saja, jika sekarang kau lagi sakit kau pasti belum akan mati. Setidaknya sampai aku menulis surat ini. Hari ini hari Kamis, waktunya setelah sholat maghrib, dan aku baru saja makan tapai singkong goreng tepung. Kau tahu siapa yang membuatnya? Ibu. Iya, Ibu masih hidup sekarang. Jika dia sakit, kau tak perlu khawatir dia meninggalkanmu. Kau rawat saja dia karena dia tidak memiliki riwayat sakit yang berat. Sakitnya mungkin lebih disebabkan oleh pikiran tentang kenakalanmu, kenakalan kita. Dan dia tetap cantik. Kalau sekarang dia di sampingmu, silahkan peluk dia, aku tidak akan cemburu.

Pasal 28 UUD 45

Kemerdekaan berserikat dan berkumpul mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan Undang-undang - Pasal 28 UUD 1945 Kepada Kemenkominfo Ada banyak bloger yang menunggu nasib tulisannya Aku mohon, jangan blokir tumblr Jikapun ada konten pornografi disana, mengapa tak kalian tutup juga twitter Bukankah semua itu kesalahan pribadi yang menjadi user Jangan batasi kreatifitas kami Jika bukan dari ini, apa lagi hiburan kami?

Pulanglah...

Kepalaku pening, sudah daritadi pagi. Mungkin karena rentetetan peristiwa kurang menyenangkan dari kemarin. Dan kamu sedang tidak beruntung karena aku tidak berniat cerita. Memang aku tak pernah bercerita muasal masalah. Untuk apa? Sebagai bahan kau bisa ceramah? Silahkan saja, tapi tidak di depanku; seseorang yang selalu kau panggil keras kepala.

Terima Kasih Pernah Jadi Masa Lalu

Sudah lama kita tak bercumbu Tetakhir kali hari sabtu bulan tujuh Kau dan aku menghabiskan malam dengan luka sembilu Bersama bayu, menembus dimensi jauh Kau hanya kuhargai lima puluh ribu Untuk menumbangkan pedihku banyak janji yang sebenarnya tak perlu Kau bilang kau bisa membawaku terbang jatuh Nyatanya kau hanya membuatku berpeluh Muntah dan tergeletak di bawah bangku Katakanlah ini surat rindu padamu Sebuah alat transportasi menuju dunia lain dengan cepat dan selalu Membersihkan mimpi buruk seperti sapu Tapi bercenta denganmu berarti dirajam batu. Terima kasih pernah menjadi masa lalu Duhai arak simpang tugu.