Singgah

Katamu,
rasa percayamu
tak lagi tahu
ke mana harus pulang.

Barangkali,
akulah alamat
yang membuatnya tersesat.

Maaf,
jika kepergianku mengajarkan malam
cara membuatmu lebih dingin dari biasanya.

Namun percayalah,
bukan karena aku
tak lagi menyimpan rasa.

Hanya saja,
tak semua cinta
mampu menang melawan keadaan.

Jika suatu hari
kau masih menatap rembulan,
jangan lagi mencariku di sana.
Carilah dirimu sendiri.

Sebab duka
boleh saja tinggal.
Namun lara,
tak pantas kau pelihara

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hujan (lagi...)

Negeri yang Gemar Berisik