Banner Buda Blogger

Komunitas Blogger Pontianak

Jumat, Desember 18, 2015

7. Aneh

Pernahkah kau lihat matahari terbenam di selat Malaka?
Warnanya merah, sebagian jingga.
Orang-orang memanggilnya pualam di telan surga.
Mungkin tak banyak yang bilang seperti itu, hanya aku. Dan mereka meng-amin-kannya.


Sore ini aku disebuah beranda.
Beton yang tercetak berkotak-kotak alas dudukku.
Kulempar sauh jauh ketengah laut sana arah tatapku.
Aku lihat riak ombak mulai bergemuruh tak tentu.
Angin Desember meluluh lantahkan tenang senja Malaka. Saban hari, saban sore.

Aku masih di singgasana dudukku.
Menguyah kacang yang kubeli dari perjalanan panjangku.
Masih menatap ragu dengan apa yang kulihat hari ini.
Tapi hempasan air di beton yang tercetak berkotak-kotak itu menyadarkan aku.
Sore ini nyata, bukan rekayasa.
Anehnya aku tetap duduk.

Bajuku basah ditampar air entah berapa kali.
Mataku pedih terserang garam yang mengisi lautan.
Anehnya aku tetap duduk.

Belum pernah aku setenang sore ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar