The One and Only You

Dear Allah, Tuhanku Yang Maha Segala.

Tuhan seru sekalian alam, penguasa samudra dan bermiliaran hati manusia. Terima kasih untuk semua rahmatMu yang luar biasa. Beberapa bulan ini, Kau seperti memegang tanganku dan membimbingku masuk ke jalan yang Engkau ridhoi. Aku seolah Kau ajak menuju suatu arah yang aku yakin ada terang disana. MencintaMu adalah suatu keharusan dan semoga Kau selalu menjaga hati ini dari setan-setan berpedang emas.


Maapkan aku selalu saja mengeluh. Hati ini selalu iri dengan tampan, hebat dan luar biasanya makhluk ciptaan-Mu yang lain. Padahal Kau terlalu baik memberikan semua yang aku miliki saat ini. Memang dasar hati ini yang tak pernah terima syukur. Selalu saja meminta lebih, padahal apa yang ada pada diriku saat ini adalah kelebihan dari-Mu. Aku terlalu silau dengan nikmat dunia yang punya seribu tipu daya. Sehingga begitu mudahnya aku lalaikan segala ibadah yang akhirnya membuat aku sangat menyesalinya.

Aku selalu ingin bertasbih dalam setiap napasku. Aku selalu ingin melangkahkan kakiku menuju tempat terbaik yang Kau janjikan. Aku selalu ingin melafadzkan namaMu dalam setiap kata dan rima yang terucap dari mulutku. Tapi tak jarang kecintaanku terhadap dunia lebih besar dari cinta kepadaMu. Kadang aku salah melangkah mulai tersesat dan semakin dekat menuju panas api neraka. Juga dusta yang sering sekali aku umbar tanpa rasa bersalah. Maapkan hamba Ya Allah.

Ya Rabb, terima kasih atas kekuatan yang engkau berikan selama ini. Sehingga aku dapat dengan mudah menjalani naik turun roller-coaster takdir yang engkau ciptakan. Terima kasih juga untuk semua cinta yang telah Engkau ciptakan dengan indah. Terima kasih untuk orang-orang besar yang berjuang bersamaku. Mereka adalah sebaik-baiknya manusia yang telah hadir dalam hidupku. Dan aku mohon, jaga selalu hati kami tetap begini. Aku tak mau lagi ada cerita di kala hujan, yang membuat pipi ini basah dengan air mata kesedihan.

Terima kasih juga untuk semua hal yang bahkan belum sempat aku minta. Kau sangat sempurna dalam singgasanaMu. Selalu saja tak ada yang terlewat dari setiap detail permintaanku yang Engkau kabulkan. Hanya saja semua datang sungguh tak terduga. Belum habis kau berikan aku kebahagiaan yang itu, kau sudah mengabulkan mimpi ku yang satu lagi. Terima kasih telah menjadi tempatku meminta selama ini. Aku tak mungkin bisa membalas sekecil apapun semua yang kau berikan.

Tuhanku, Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Terima kasih atas 25 tahun perjalanan hidup yang menguras emosi. Terima kasih untuk mimpi yang selama ini kau penuhi. Terima kasih untuk semua hal yang begitu indah dan tak dapat aku sebutkan satu per satu. Terima kasih mau mendengar curhatku yang kadang gila dan tak biasa. Seandainya saja hamba boleh meminta, izinkan hamba untuk minum dari salah satu mata air salsabilah. Aku percaya, jika semua lurus sesuai apa yang Kau mau, apapun yang ku minta selalu Kau wujudkan jadi nyata.

Ya Allah, aku akan lakukan bagianku, dan aku tahu Kau takkan lupa bagianMu. Semoga cinta hati ini selalu untukMu.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hujan (lagi...)

Negeri yang Gemar Berisik