Banner Buda Blogger

Komunitas Blogger Pontianak

Sabtu, Februari 20, 2016

Untuk Saipul Jamil

Hei brader...

Apa kabar ruangan dingin 3 x 4 itu?
Kuharap kau tak merenggang nyawa disana.
Terima saja jika kau sedang dalam palung terdalam hidupmu.
Itu resiko jadi seorang yang terkenal.
Lagipula kau mengambil langkah yang paling salah dalam hidupmu.
Disaat seluruh penjuru negeri sedang membicarakan kelainan seksual, kau malah muncul dengan kasus barumu. Ah, apes sekali kamu.



Semoga di tempatmu sekarang ini kau benar-benar tak diberi akses untuk melihat dunia luar sama sekali.
Jika memang itu masih terjadi, aku ragu kau mampu menahan bully.
Bisa-bisa kau gantung diri dibalik jeruji.
Atau kau depresi, dan akhirnya minta tolong Jessica buatkan kopi.
Tolong deh jangan dulu berfikir untuk mati.
Aku masih mau menikmati kasusmu ini.
Jujur saja, aku sudah bosan dengar drama percintaanmu yang basi.
Eh, maaf kalo aku ikutan ngebully.
Hihihi...

Masih bisakah ruangan itu di hampar sajadah?
Jika masih, maka bertobatlah selagi bisa.
Dia masih akan menerima semua kesalahan kita jika kita mengaku bersalah.
Lagipula, siapa makhluk di dunia ini yang bersih akal dan perilakunya?
Kita semua pernah salah, mungkin bedanya sekarang aibmu terbuka, sedangkan aku dan orang lain, masih dilindungi oleh-Nya.

Hai kamu...
Entah apa yang terjadi dengan kompetisi dangdut itu jika tanpamu.
Pasti tak ada lagi orang aneh yang suka menyanyi jika mendengar kata kunci.
Ah, aku juga gak peduli sih.

Oke, pesan terakhir.
Jika nanti kau sudah bebas, tolong beritahu aku bagaimana caranya menaklukan lelaki.
Aku sudah bosan menaklukan hati wanita.
Aku ingin menaklukan hati calon mertua.
Ku dengar dia tak terlalu suka pada pria.
Eh, wajar sih.
Soalnya aku juga gak suka.
Hahaha...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar